Skip to content

Penetapan Angka Kredit (PAK) palsu

29 Maret 2009

Saat ini sedang hangat berita PAK palsu, khususnya dilingkungan dunia pendidikan di Kulonprogo

Banyak orang heran ……….. kenapa mereka mau membayar muahal, …..hanya untuk naik pangkat, …..konon nilainya cukup besar dan tidak akan kembali dalam waktu lima tahun.

Mestinya kenaikan pangkat dan atau penghargaan apapun, bukan sesuatu yang harus dibeli (baca sogok), karena kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan pemerintah, apresiasi pemerintah dan atau apapun namanya, yang memang diberikan kepada kita, karena jasa jasa kita pada Negara.

Ini pertanda apa ………..barangkali tidak berlebihan ………. jika dikatakan ini merupakan indikator yang kuat ……..bahwa sebagian dari kita, ada yang berusaha mendapatkan sesuatu (penghargaan) dengan cara apapun, bahkan dengan cara cara yang tidak wajar sekalipun, yang penting penghargaan bisa direngkuh ditangan.

Perilaku menghalalkan segala cara yang hanya dilakukan oleh masyarakat primitif zaman dulu tentunya akan menjauhkan kita dari kriteria masyarakat homo sapiens, masyarakat cerdas yang beradab dan santun, yang sejak dulu telah diajarkan oleh para nabi dan rasul termasuk para pemuka agama apapun didunia ini kepada kita.

Sungguh keadaan yang sangat mengkhawatirkan, lebih lebih hal ini terjadi di dunia pendidikan, dengan jumlah pelaku yang cukup signifikan, konon ada 226 guru/ Kepala Sekolah/ Pengawas.

Komentar miring dari beberapa teman dari luar Kulonprogo mulai ada (walaupun dalam bentuk pertanyaan), :” Nek gurune koyo ngono njur murid-e koyo opo?…….”; sedih memang mendengarnya, tapi ini kenyataan yang harus diterima, dan ini dampak dari perilaku menghalalkan cara dari sebagian teman (guru) kita dan tokoh pendidikan kita (baca Kepala Sekolah dan Pengawas, karena Kepala Sekolah dan Pengawas menurut kami termasuk tokoh pendidikan), di Kulonprogo.

Tindakan nyata dari Bapak Bupati, Bapak Kepala Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan para tokoh pendidikan di Kulonprogo, untuk mengembalikan citra dan kepercayaan publik terhadap pendidikan di Kulonprogo, sangat diharapkan.

Untuk masalah hukumnya tentu ini bagian dari tugas para penegek hukum, sumonggo.

Selamat Datang

19 Maret 2009

Saya ucapkan Selamat Datang
Saya baru memulai, oleh karenanya perkenalkan, nama saya Parwoto, bekerja sebagai guru Fisika di SMA negeri 1 Pengasih KP Yogyakarta.
Saya tinggal di Karangjambu, RT 01 RW 01 Dadirejo, Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
Hobby saya utak atik Komputer, berselancar di dunia maya/ internet, saya juga freelance memasarkan laptop baru merk Axioo & HP, dijamin harga KOMPETITIF karena kami ambil langsung dari distributor (sebagai dealer)
Demikian dulu perkenalan saya, lain waktu dilanjutkan lagi, terimakasih atas kunjungan anda.